Skip to content
Login / Register
Uncategorized

KOPI ARABIKA KERINCI: Varietas, Ketinggian, Musim Panen dan Proses Pascapanen

Bagikan:

Kopi Arabika Kerinci merupakan salah satu komoditas kopi dataran tinggi yang berasal dari Kerinci dan Sungai Penuh, Provinsi Jambi, Sumatra, Indonesia.

Berdasarkan data kebun dalam jaringan petani mitra JavaAromaTrade, Arabika yang kami sourcing ditanam pada ketinggian sekitar 1.479–1.552 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Dua varietas Arabika yang tercatat pada data kebun mitra kami adalah Sigarar Utang dan Andungsari.

Walaupun berasal dari wilayah Kerinci yang sama, setiap lot kopi dapat menghasilkan karakter yang berbeda. Perbedaan varietas, ketinggian kebun, kondisi mikroklimat, tingkat kematangan cherry, serta metode pascapanen menjadi bagian penting yang membentuk karakter akhir Kopi Arabika Kerinci.

KONDISI TUMBUH ARABIKA KERINCI

Berdasarkan data kebun mitra JavaAromaTrade:

Origin:
Kerinci & Sungai Penuh, Jambi, Indonesia

Ketinggian:
1.479–1.552 mdpl

Suhu:
15–25°C

Varietas:
Sigarar Utang & Andungsari

Metode Panen:
Dipetik dengan tangan (Hand-Picked)

Periode Panen:
Januari–Oktober

Kadar Air Green Bean:
12–13%

Screen Size:
15–19

Grade:
Specialty

SIGARAR UTANG

Sigarar Utang merupakan salah satu varietas Arabika yang ditanam dalam jaringan petani mitra JavaAromaTrade di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh.

Berdasarkan data kebun kami, varietas Sigarar Utang ditemukan pada kebun dengan ketinggian hingga sekitar 1.552 mdpl.

Kondisi dataran tinggi memberikan lingkungan tumbuh yang relatif sejuk. Namun, kualitas kopi tidak hanya ditentukan oleh ketinggian.

Kematangan cherry saat dipanen, pengelolaan kebun, proses fermentasi, metode pascapanen, pengeringan, penyimpanan, hingga roasting turut menentukan karakter akhir kopi.

ANDUNGSARI

Andungsari merupakan varietas Arabika lainnya yang tercatat dalam jaringan petani mitra kami.

Berdasarkan data kebun yang kami miliki, Andungsari ditanam pada ketinggian sekitar 1.479–1.485 mdpl.

Andungsari dan Sigarar Utang sama-sama dapat berasal dari Kerinci, tetapi bukan berarti keduanya akan menghasilkan karakter rasa yang identik.

Perbedaan varietas, lokasi kebun, ketinggian, kondisi lingkungan dan metode pengolahan dapat menghasilkan ekspresi kopi yang berbeda.

MUSIM PANEN KOPI ARABIKA KERINCI

Berdasarkan data produksi dari kebun mitra kami, periode panen tercatat berlangsung dari:

JANUARI – OKTOBER

Cherry kopi dipanen secara hand-picked atau dipetik menggunakan tangan.

Hal ini memungkinkan pemanenan dilakukan berdasarkan kondisi kematangan buah di kebun.

Volume panen tidak selalu sama setiap bulan. Kondisi cuaca, pembungaan, perkembangan buah, kondisi kebun dan periode puncak panen dapat memengaruhi jumlah cherry yang tersedia.

KAPASITAS PRODUKSI KEBUN MITRA

Berdasarkan data beberapa kebun mitra yang saat ini kami dokumentasikan, kapasitas produksi tercatat berada pada kisaran:

700 KG – 1,2 TON PER BULAN PER KEBUN

Pada tiga data kebun yang terdokumentasi, kapasitas produksi tercatat sekitar:

  • 700 kg/bulan
  • 900 kg/bulan
  • 1,2 ton/bulan

Total kapasitas dari tiga data kebun tersebut mencapai sekitar 2,8 ton per bulan.

Angka tersebut hanya menggambarkan kebun yang tercantum dalam data ini dan bukan keseluruhan kapasitas jaringan petani mitra JavaAromaTrade.

Ketersediaan aktual dapat berubah mengikuti musim panen, seleksi kualitas dan kebutuhan proses pascapanen.

BERAGAM PROSES PASCAPANEN ARABIKA KERINCI

Salah satu hal menarik dari Arabika Kerinci adalah keragaman proses pascapanennya.

Berdasarkan data produksi yang kami miliki, beberapa proses yang digunakan antara lain:

FULL WASH OSMOSIS

Full Wash Osmosis merupakan salah satu metode pengolahan yang digunakan pada Arabika Kerinci dalam jaringan produksi kami.

Proses pascapanen menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi bagaimana karakter alami kopi dari origin Kerinci diekspresikan pada hasil akhirnya.

GOLDEN HONEY OSMOSIS

Golden Honey Osmosis merupakan metode lain yang tercatat pada data produksi Arabika Kerinci kami.

Perbedaan pengolahan memberikan kesempatan bagi roaster dan buyer untuk mendapatkan ekspresi yang berbeda dari origin yang sama.

GOLDEN OSMOSIS

Beberapa lot Arabika Kerinci juga diproses menggunakan metode Golden Osmosis.

Parameter proses, kondisi bahan baku, pengeringan dan penanganan pascapanen dapat memengaruhi hasil akhirnya.

RED HONEY

Red Honey merupakan salah satu metode pascapanen yang digunakan pada kopi dari jaringan petani mitra kami.

Pada proses honey, sebagian mucilage kopi dipertahankan selama tahapan pengeringan.

Kontrol proses, jumlah mucilage, kondisi pengeringan dan durasi pengeringan dapat memberikan pengaruh terhadap karakter akhir kopi.

SATU ORIGIN, BERAGAM EKSPRESI

Inilah salah satu hal menarik dari Kopi Arabika Kerinci.

Kopi dapat berasal dari origin yang sama, tetapi memiliki karakter yang berbeda.

Sigarar Utang yang tumbuh pada ketinggian tertentu dan diproses menggunakan Golden Honey Osmosis dapat memberikan ekspresi berbeda dibandingkan Andungsari yang diproses menggunakan Red Honey.

Begitu pula dengan Full Wash Osmosis yang dapat memberikan hasil berbeda dibandingkan Honey Process.

Dengan demikian, Kerinci tidak hanya menawarkan satu jenis kopi.

Keragaman varietas, ketinggian dan metode pascapanen memberikan kesempatan kepada roaster untuk mengeksplorasi berbagai karakter dari satu origin: Kerinci.

DARI PETANI KERINCI KE GREEN COFFEE BUYER

JavaAromaTrade bekerja dengan jaringan petani mitra di wilayah Kerinci untuk membangun rantai pasok kopi yang lebih terhubung antara origin dan pasar.

Dalam pengembangan sistem sourcing kami, beberapa informasi penting yang didokumentasikan meliputi:

  • Lokasi produksi
  • Ketinggian kebun
  • Varietas
  • Periode panen
  • Metode panen
  • Kapasitas produksi
  • Metode pascapanen
  • Kadar air
  • Screen size
  • Grade

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya kami membangun traceability dan memberikan informasi origin yang lebih jelas kepada buyer.

KERINCI ARABICA GREEN COFFEE BEANS

Produk:
Kerinci Arabica Green Coffee Beans

Origin:
Kerinci & Sungai Penuh, Jambi, Sumatra, Indonesia

Ketinggian Kebun:
1.479–1.552 mdpl

Varietas:
Sigarar Utang & Andungsari

Periode Panen:
Januari–Oktober

Metode Panen:
Hand-Picked

Processing:
Full Wash Osmosis
Golden Honey Osmosis
Golden Osmosis
Red Honey

Moisture:
12–13%

Screen Size:
15–19

Grade:
Specialty

Kapasitas Produksi Tercatat:
Sekitar 700 kg–1,2 ton/bulan per kebun pada data yang terdokumentasi.

SUPPLIER KOPI ARABIKA KERINCI

JavaAromaTrade by PT Komoditi Nusantara Jaya menyediakan Kerinci Arabica Green Coffee Beans yang bersumber dari jaringan petani mitra di wilayah Kerinci, Jambi, Sumatra, Indonesia.

Kami berfokus pada kualitas, konsistensi, informasi origin, traceability serta pengembangan hubungan jangka panjang dengan roastery, wholesaler, trader, importir dan buyer kopi.

Bagi roastery, distributor maupun buyer yang sedang mencari Kopi Arabika Kerinci, hubungi JavaAromaTrade untuk informasi mengenai ketersediaan lot, spesifikasi, sampel dan kebutuhan pembelian B2B.

JavaAromaTrade by PT Komoditi Nusantara Jaya

Kerinci Arabica & Robusta Green Coffee Beans Supplier
Kerinci, Jambi, Sumatra, Indonesia

Bagikan: